Menanggulangi Hama Tanaman Cabai (Cabe)

Menanggulangi Hama Tanaman Cabai (Cabe) : Bagi anda para petani cabai, tentu memiliki kebun cabai dengan pohon rimbun dan buah lebat adalah sebuah kebanggan, tapi hal ini tentu tidak akan mudah jika cabai yang anda tanam diserang oleh hama pengganggu yang bisa mengurangi hasil produksi dari kebun cabai anda. Pastinya anda tidak ingin menderita kerugian akibat serangan hama tersebut, karena seperti pada umumumya sudah diketahui bahwa modal untuk menanam cabai tidaklah sedikit. Cabai merupakan tananam yang membutuhkan perawatan ekstra dibandingkan dengan tanaman jenis lain.

Hama Tamanan Cabai, Penyakit Tanaman Cabai,

Menanggulangi Hama Tanaman Cabai (Cabe)

Berikut merupakan Hama Tanaman Cabai dan Cara Penggulanganya

  1. Gangsir atau dalam bahasa ilmiah disebut Brachytrypes portentosus merupakan hama tanaman cabai. Hama ini menyerang  tanaman muda yang baru dipindahkan. Serangan hama ini dilakukan pada malam hari, dan ketika siang hari hama ini akan bersembunyi di liang di dalam  tanah dengan kedalaman 90 cm. Gangsir merusak tanaman muda dengan cara memotong pangkal tanaman tanpa memakan tanaman tersebut. Hal ini akan mengakibatkan tanaman layu dan mati. Cara menanggulangi hama ini menggunakan Insektisida berbahan aktif Karbofuran, dengan takaran 1 gram di setiap lubang tanam.
  2. Ulat Tanah  memiliki nama ilmiah Agrotis ipsilon merupakan hama tanaman cabai yang menyerang tanaman pada malam hari dan bersembunyi di dalam tanah pada siang hari. Serangan hama ini ditujukan pada batang tanaman cabai, dengn cara memotong batang tersebut. Cara menanggulangi hama ini menggunakan Insektisida berbahan aktif Karbofuran, dengan takaran 1 gram di setiap lubang tanam.
  3. Ulat Grayak  atau Spodoptera litura, merupakan hama tanaman cabai yang menyerang bagian daun. Seperti ulat pada umumnya yang menyerang tanaman pada malam hari, dan keti siang hari akan bersembunyi di dalam atanah atau mulsa. Tanaman yang diserang akan kehabisan daun dan merangas. Penanggulangan hama ini menggunakan insektisida berbahan aktif sipermetrin, deltametrin, profenofos, klorpirifos, metomil, kartophidroklorida, atau dimehipo, dosis yang digunakan sesuai anjuran yang tertera pada kemasan insektisida tersebut.
  4. Ulat Buah  Disebut juga Helicoverpa sp, merupakan hama peyerang buah yang masih muda, caranya dengan membuat lubang pada buah muda dan memakanya. Cara menanggulangi  hama ini menggunakan insektisida berbahan aktif sipermetrin, deltametrin, profenofos, klorpirifos, metomil, kartophidroklorida, atau dimehipo, dosis yang digunakan sesuai anjuran yang tertera pada kemasan insektisida tersebut.
  5. Kutu Daun  memiliki nama lain Myzus persiceae, merupakan hama tanaman cabai yanng menyerang bagian pucuk daun muda. kotoran hama ini terasa manis sehingga mengundang semut. Serangan akibat hama ini mengkibatkan baun menjadi kuning, menggulung dan mengeriting, akibatnya tanaman cabai menjadi kerdil. Penanggulangan hama ini menggunakan insektisida berbahan aktif abamektin, imidakloprid, asetamiprid, klorfenapir, sipermetrin, atau lamdasihalotrin, dosis yang digunakan sesuai anjuran yang tertera pada kemasan insektisida tersebut.
  6. Kutu Kebul  atau Bemisia tabaci merupakan hama tanaman cabai, serangan hama ini ditujukan pada daun dengan menghisap cairan sel daun sehingga daun menjadi rusak. Hama ini memiliki warna puti, bersayap dan berselimut serbuk putih seperti lilin. Cara menanggulangi hama ini menggunakan insektisida berbahan aktif abamektin, imidakloprid, asetamiprid, klorfenapir, sipermetrin, atau lamdasihalotrin, dosis yang digunakan sesuai anjuran yang tertera pada kemasan insektisida tersebut.

Demikianlah beberapa contoh hama yang sering menyerang tanaman cabai, semoga informasi diatas dapat anda manfaatkan dengan sebaik mungkin. Terakhir, Tetap Hijaukan Bumi Kita.

    hama tanaman cabe Hama tanaman cabai hama cabai dan penanggulangannya hama cabe mengatasi hama untuk tanaman cabe