Cara Menanam Pepaya

Cara Menanam Pepaya : Buah pepaya sudah dikenal secara luas memiliki berbagai manfaat positif bagi kesehatan tubuh. Berbagai kandungan nutrisi dan mineral penting ada dalam buah ini. Buah pepaya baik dikonsumsi secara langsung atau diolah terlebih dahulu. Karena memiliki manfaat dan khasiat dalan segi kesehatan maka perminat buah ini sangat banyak. Permintaan pasar akan buah satu ini terus meningkat dan memiliki nilai jual tinggi. Untuk intu usaha budidaya pepaya dalam skala besar atau sedang bisa menjadi peluang usaha dengan prospek cerah jika dijalankan dengan serius.

Pepaya dapat tumbuh dengan baik pada lahan dengan ketinggian 200-500 meter dpl dan tingkat penyinaran matahari secara penuh atau tanpa naungan. Tanaman ini merupakan tanaman yang sensitif terhadap air, jika kekuragan air pertumbuhan tanaman ini akan melambat dan jika kelebihan air maka tanaman akan susah bernafas sehingga tanaman menjadi layu atau mati.

Budidaya Pepaya, Langkah Menanam Pepaya

Cara Menanam Pepaya

Berikut Merupakan Cara Menanam Pepaya :

  1. Persiapan Lahan, Persiapan lahan untuk menanam pepaya dimulai dengan pembolongan mulsa pada lahan tanam dengan jarak 2,75 m secara Zigzag. Sistem penanaman secara zigzag bertujuan untuk mengatur kelembaban antar bedengan terutama pada saat musim hujan. Pembuatan lubang pada mulsa dilakukan dengan diameter 50 cm dan dilanjutkan membuat lubang tanam dengan ukuran 25 x 25 x 25 cm. Lakukan pemupukan ada lubang tanam dengan komposisi pupuk kandang 0,5 kg/lubang dan NPK 15-15-15 sebanyak 200 g/lubang.
  2. Persiapan Bibit, Buat penutup atau sungkup pada tempat penyemaian untuk melindungi bibit dari sinar matahari langsung. Penyemaian bibit dilakukan dengan mencampur tanah sebanyak 20 liter, NPK halus 150 g dan pupuk kandang 10 liter. Masukan komposisi campuran tanah tersebut pada polibag dengan ukuran 8 x 10 cm. Penyemaian dilakukan dengan menanam satu benih pada setiap satu polibag. Terakhir tutup polibag dengan karung goni atau jerami supaya tetap terjaga kelembabanya. Tunggu sampai bibit berdaun empat sejati baru bibit siap dipindahkan ke lahan penanaman.
  3. Penanaman, Penanaman dapat dilakukan setelah bibit benar-benar siap tanam dan sebaiknya dilakukan pada saat musim hujan. Sebelum penanaman dilakukan sebaiknya pada setiap lubang tanam diberi pupuk kandang setebal 10 cm sebagai pupuk dasar dan diamkan selama satu minggu untuk menghilangkan uap panas dari pupuk tersebut. Buka polibag secara hati-hati jangan sampai membuat tanah pecah atau melukai akar tanaman. Masukan tanaman secara tegak lurus ke dalam lubang dan timbun dengan tanah. Setelah tanaman tertimbun padatkan tanah pada sekeliling tanaman supaya tidak terjadi penguapan.
  4. Pemupukan, Pemupukan diberikan pada saat tanaman berumur satu bulan dan diberikan setiap satu bulan sekali sampai tanaman berumur empat bulan. Pemberian pupuk dilakukan dengan cara pengecoran, caranya dengan melarutkan NPK 15-15-15 sebanyak  kg ke dalam 200 lt air, setiap batang tanaman diberikan satu liter. Pada saat tanaman berumur diatas empat bulan pemupukan dilakukan dengan cara sama namun dosisnya berbeda yaitu 5 kg NPK dan I kg ZK.
  5. Panen, Jika pertumbuhan tanaman normal, tanaman pepaya dapat dipanen setelah berumur 7 bulan. Buah pepaya dapat dipanen jika buah sudah matang 20 %, untuk menjaga kualitas buah. Pada saat pemanenan sebaiknya menggunakan pisau atau alat sejenis untuk menghindarkan pepaya dari serangan penyakit melalui bekas pemanenan.

Demikian informasi mengenai cara menanam pepaya, semoga informasi ini bermanfaat bagi anda dan selamat mencoba.